Kamis, 24 Maret 2011

Hari itu di Tunjungan Plaza.

Menghabiskan waktu sendirian satu dua tiga empat lima enam tujuh kali. Akhir-akhir ini sering banget saya lakukan kegiatan itu, vacation seorang diri, kuliner seorang diri. hmmm bodoh amat apa kata orang!! :)

Celana pendek, topi, baju kaos putih dan tas kecil yang digantungin dipundak, saya melangkah dengan santai memasuki salah satu pusat perbelanjaan di kota yang terkenal dengan rawon setannya. yup!! benar sekali, kota ini adalah kota Surabaya-Jawa Timur. Tunjungan Plaza adalah tujuan saya untuk melepaskan rasa penat dan sekaligus tempat dimana saya akan memanjakan mata dan perut sampai saya benar-benar puas.. Ha Ha Ha, masih tetap seorang diri juga.

*Tujuan Pertama Saya:
Entah sudah berapa kali saya melewati tangga berjalan itu dan sudah berapa tempat yang saya hampiri untuk melihat koleksi-koleksi terbarunya, mulai dari sekedar melihat-lihat saja, mengukur satu per satu sampai menanyakan potongan harga yang ditawarkan. Sama sekali saya tidak tertarik untuk membeli benda-benda yang saya lihat walaupun dengan potongan harga yang cukup gedeh menurut saya seh, gak tahu kalau menurut kamu.
Akhirnya saya menuju tujuan pertama saya yang telah saya tulis di daftar tujuan saya di pusat perbelanjaan ini.
Saya telah memasuki tempat yang bagian depannya tertulis dengan huruf kapital berjajar dengan rapi. GRAMEDIA. Tujuan pertama saya. Tampak ramai penghuni bumi melakukan aktivitasnya di tempat ini, entah sekedar mampir saja atau numpang baca pokoknya tempat ini sedang ramai. Melangkah dengan perlahan menuju salah computer yang ada di bagian belakang untuk mencari dimana letak buku yang saya cari, C4016 letak buku yang saya cari, hampiri dan sekedar membaca belakang buku berwarna kuning dan bergambar sang penulis sedang menggunakan topi kepala burung, saya lantas berjalan menuju tempat pembayaran eh tiba-tiba di sapa oleh sepasang suami istri yang saat itu sedang menggunakan baju yang sama berwarna hijau, mereka adalah Mas Kevin dan Mba Julia teman pelayanan saya di Gereja. Ternyata mba Julia sedang mengandung tujuh bulan, pantesan akhir-akhir ini saya gak pernah lihat terlibat dalam pelayanan ucap saya seolah-olah memulai obrolan kecil kami sambil mendengarkan lagu Lady Antebellum-Need You Now yang saat itu sedang diputar di toko buku tersebut. (gaol bgt nih toko buku)
"Mas Kevin: Tumben sendiri Samm?? biasanya kan barengan sama gadis Batak itu.
"Mba Julia: Iya loh Samm, kenapa gak barengan.
Hadeh suami istri yang kompak, gak tahu apa kalau hubungan pacaran dengan gadis itu telah berakhir, ucap saya dalam hati. sambil menyimpulkan senyum saya langsung berkata. Sudah gak lagi kaleee, makanya joint dong di pelayanan atau update terus dong di Twitter atau Facebook biar tahu :) ucap saya dengan senyum. merekapun tertawa dengan khas Batak (keras-keras). terlihat beberapa wanita cantik dan anak kecil melihat obrolan kami di meja transaksi. He He He :)
75000 mas tanpa menyebutkan nama mata uangnya sayapun bertanya Dollar Poundsterling atau Rupiah, wanita dewasa itu pun tersenyum sembari mengucapkan kata maaf dan terlihat seorang pria muda berdasi melihat obrolan kami dan langsung cepat-cepat menghampiri saya sebelum menganmbil duit dan mengucapkan kata maaf sekali lagi. Saya tahu kalau pria itu adalah Menejer di tempat itu.
Mengeluarkan kalimat; saya duluan yaa, GOD BLESS YOU. GOD BLESS YOU TOOOOO, respon mereka. Saya pun berpisah dengan sepasang suami istri yang sedang bahagia itu. saya melangkah keluar dari Gramedia.

**Tujuan Kedua Saya:
Sengaja saya tidak menumpangi sebuah ruangan yang dapat mengantar kelantai yang ingin saya kunjungi. Hanya ingin menaiki tangga berjalan itu untuk melihat-lihat tempat ini, makalum saja saya sudah cukup lama gak berkunjung disini :)
Saya turun satu lantai belok kanan belok kanan lagi terus belok kiri dan belok kiri lagi. tibalah saya di tempat langganan saya (maaf namanya dirahasiain) saya pun menarik salah satu ikat pinggang yang tertata rapih di samping kiri-kanan pintu masuk, alarmnya pun berbunyi dengan kerasnya lantas semua melihat ke pintu tepatnya melihat saya. pemilik tempat itu dan pelayannya sontak tersenyum dan memanggil nama saya dengan kerasnya Sammyyyyyyyy!! selalu saja jail kalau mampir disini, saya hanya tersenyum dan menghampiri sang pemilik. Mas Adit nama pemilik tempat itu, terdengar seseorang bertanya kepada pelayan dengan nada yang cukup sinis siapa sih dia? Mas Sammy kata pelayannya. Sayapun sengaja melihat sesosok tubuh muscle yang bertanya itu. Kenapa?? kata saya perlahan tapi cukup membuat wajahnya merah seperti baju yang sedang dikenakannya. gak apa-apa sahut pria muscle itu sambil tersenyum maksa dan langsung saja menoleh ketempat lain.
Beberapa koleksi terbaru ditawari oleh Mba Eci dan hanya beberapa saja yang saya beli karena yang lainnya jauh berbeda dari kesukaan saya. oh iya saya ingatkan bahwa jangan pernah membeli dan memilih yang sebenarnya kamu gak suka dan merasa gak cocok untuk kamu kenakan karena semua itu akan sia-sia saja, maksud saya nantinya barang tersebut akan terus berada dilemari dan pasti ujung-ujngnya dijadiin gift buat sahabat atau keluarga kamu. #BERBAGIPENGALAMAN :)
Percaya deh!!
Setelah mengeluarkan member card, transaksi pun terjadi dengan potongan harga 70% yang sebenarnya hanya 30% nah hal seperti inilah yang sering terjadi di kota-kota besar pada umumnya, gak perlu saya katakan lagi pasti sudah kamu tahu, semoga saja. He He He
Ucapan Terima Kasih dan sayapun bergegas keluar untuk menuju tempat berikutnya yang telah saya tulis di daftar perjalanan saya :)

***Tujuan Ketiga Saya:
Lapar Lapar Lapar. saatnya memanjakan perut di salah satu tempat makan cukup bagus + cukup bagus juga untuk sekedar nongkrong dan baca buku, tempatnya berada di samping Solaria. yup!! betul sekali MrPancake tempat ketiga dalam daftar perjalanan saya hari ini. saat itu tempatnya belum terlalu ramai, saya dipersilahkan dengan sopannya menggunakan Bahasa Inggris, ketika saya membalasnya mengunakan Bahasa Inggris juga eh malah si pelayanan tempat itu membalas dengan bahasa jawa yang arti bahasanaya adalah gak ngerti mas, bahasa Indonesia saja dan sayapun tertawa kecil dengan apa yang baru saja dilakukan oleh dia, sang pelayan Mr Pancake. He He He









***Tujuan Ketiga Saya:
Setelah selesai mencicipi makanan dan minuman yang saya pesan di Mr Pancake ini, saya segera keluar dengan ucapan terima kasih. dengan langkah kaki yang sangat santai sambil tangan mengotak-ngatik benda penghubung saya dengan dunia maya, update @ Twitter dong :D

Melewati foodcourt, toko kaset dan XXI maka sampailah saya di tempat ini.
Pizza Hut adalah tujuan ketiga saya sebelum pulang.
Saya harus mengantri beberapa menit karena saat itu sangat ramai.
Sammy.... suara yang sopan terdengar, sambil tersenyum wanita yang menggunakan celemek itu mengantar saya ke tempat yang sangat saya inginkan (depan cermin) Ha Ha Ha







Paris ini sudah menunjukan setengah 10 malam, sayapun keluar pusat perbelanjaan itu untuk kembali ke rumah denagn menumpangi salah satu mobil yang bertulisakan burung biru dengan Bahasa Inggris.

- Indonesia memiliki banyak suku kata kenapa harus mengadopsi bahasa asing untuk berkomunikasi?? Helooooo.. -

Kamis, 24 Februari 2011

The Restless

Cerita cinta takan pernah berhenti.
Langsung saja, kali ini saya akan bercerita tentang sebuah kisah yang terbilang cukup mendrama dalam kehidupan manusia, mungkin anda yang membaca adalah salah satunya.

Hari itu tepatnya di penghujung bulan february dikala sinar matahari mulai beristirahat memancarkan sinarnya. Terdengar tangis pilu seorang gadis cantik terpanggang hidup-hidup dirumahnya sendiri. Bukan karena kesakitan atau kematian yang akan menjemputnya atau kebakaran yang hebat sedang dilihatnya tetapi tangis terhadap perjuangan sang kekasih hati demi menghalangi masyarakat perkampungan untuk menghabisi nyawanya. Terdengar samar oleh mereka gadis itu adalah salah satu pemuja aliran sesat yang sangat dibenci leluhur & mereka masyarakat perkampungan.
Karena cintanya yang tulus kepada sang gadis, Raka nama kekasihnya memberontak demi mendapatkan suatu keadilan dari masyarakat setempat tapi apa yang didapatkan tidak seperti yang diinginkan. Rumah gadis itu tetap dibakar dan nyawanya diberikan kepada malaikat pencabut nyawa. Menyedihkan!

Timpukan batu & timpukan besi menghantam seluruh tubuh pria itu. Sekujur tubunya dipenuhi dengan luka-luka mengerikan dan bercak darah merah yang kental mewarnai luka tersebut sampai hampir saja maut menjemput nyawanya. Sungguh pengorbanan cinta yang mendatangkan malaikat pencabut nyawa.
Berjalannya hembusan angin saat itu seakan-akan membuat tangisan yang begitu nyaring terdengar dari mulut Raka perlahan menghilang begitu saja. Luka yang begitu mendalam begitu sulit untuk membalutnya. Lalu, dengan apa dia ingin membalut luka itu.

Nita nama gadis itu. Telah tiada jasadnya, hilang begitu saja dilahap api. Bercampur kayu bakaran potongan gadis itu tidak tampak sedikitpun.
Dengan kesendirian yang dijalani Raka akibat dikucilkan di perkampungan, dia pergi mengembara untuk menjahui diri dari masyarakat walaupun hatinya masih tetap sedih setelah tiada gadis yang dicintainya. kemana kaki melangkah dan berhenti itulah arah dan tujuannya.
Di persimpangan, di antara tiga telaga yang cukup besar tiba-tiba Raka menghilang begitu saja belum tahu kemana. ketika dibuka matanya terlihat keramaian yang sangat, masih dalam kebingungan dia beranjak pergi dengan keadaan yang membingungkan.

Tempat itu sangat asing bagi Raka, dia terus berjalan dan mengantri entah antrian apa itu! sebenarnya adalah antrian mereka yang baru saja meninggal. Raka masih tetap kebingungan, dilihatnya mereka yang disekitar tak satupun diantara mereka yang menggunakan pakaian yang sama dengan dia.

Sabtu, 19 Februari 2011

20-02-2011

Menunggu disini, dipijakan ke dua belas. Hanya seberkas cahaya yang meramaikan hati. Tampak diujung sana dibalik pohon entahlah apa nama pohon itu berkedip cahaya merah berkedip berkedip dan terus berkedip tapi jauh terlihat apa benar warnaya adalah merah tanyaku pada siapa.
Terdengar seru binatang menempel dibalik hembusan angin malam dan rumput dikejahuan sana bergoyang berirama mengikuti hembusan angin. Apa ini?
Suara kecil terdengar dikejahuan sana tapi tak tahu siapa. Yang aku tahu adalah hanya penghuni dunia saja. Malaikat bersayap? Mungkin saja. Tidak atau iya.
Ini bukan tapak kucing yang sempit, bukan juga rel kereta api. Bukan! Bukan! Ini bukan terminal.
Memikirkannya dibalik jendela malam.

Senin, 14 Februari 2011

15-February-2011

Sebenarnya ini sudah sangat larut, sudah pagi jam 2:48 tapi mata saya belum bisa diajak untuk istirahat mungkin karena efek kopi berlogo starbucks itu yang membuat saya belum bisa tidur. Ayam-ayam tetangga sudah pada berkokok berbalas-balasan dan karaoke dunia sudah mulai berisik tapi tetap saja belum ngantuk. Ketimbang berbaring tapi tidak bisa tertidur saya berinisiatif untuk bangun dari tempat tidur dan langsung membuka www.Blogspot.Com apalagi kalau bukan berbagi cerita dengan kalian. Oh iya untuk kalian yang sudah add saya di facebook dan kirim pesan di inbox saya mau ngucapin thanks banget karena sudah memberikan masukan-masukan yang cukup berarti tentang penulisan, sekali lagi thanks :)

Baru saja beberapa waktu lalu melewati hari kasih sayang atau valentine day. Gimana acara valentine kalian? Semoga lancar jaya. Tapi buat kalian yang gak ngerayain valentine karena beberapa hal mungkin karena haram atau gak pantas aja atau mungkin karena belum punya pacar atau apalah.. Pokoknya, saling menhargai aja deh.

Valentine, banyak banget coklat dan bunga mawar dibeli untuk diberikan sebagai gift kepada orang yang tersayang, tercinta, terspesial dan ter ter lainnya.
Beda seperti hari lainnya, valentine selalu didominasi dengan warna pink dan merah.

Hari ini, 14-February-2011.
Valentine yang biasanya dirayain jadi biasa aja karena sedikit perubahan status dan pola pikir. Hmmm..
Makan malam, karaoke dan jalan-jalan pas valentine itu terjadi di tahun kemarin di tahun ini gak melakukan aktivitas itu karena jomblo!! Hahaha :)
hanya makan dirumah terus nonton film sex and the city dan acara grammy di RCTI.

Kamis, 10 Februari 2011

10-February-2011

Tanggal 10 februray, tinggal empat hari lagi Valentine Day. Huh, masih tetap sendiri saja pasca berpisah dengan seorang calon dokter yang sudah menetap di Jakarta pada pertengahan tahun 2009 silam.
Emang benar kalau jomblo itu paling gak enak, serius gak enaaak banget.

Diakhir-akhir tahun 2010 kami telah berpisah bukan karena beda keyakinan atau alasan yang gak penting lainnya melainkan karena status hubungan yang semakin tidak jelas, kesibukan masing-masing yang cukup menyita waktu dan lainnya. Beby Cantika Simorangkir, itu nama gadis cantik yang sering mondar-mandir dialam sadar maupun alam bawah sadar saya.
Hubungan yang terjalin begitu akrab karena sering bertemu, berbagi dan bercerita membuat kita masuk dalam sebuah hubungan yang lebih dari sekedar pertemanan, Pacaran.

Love Love and Love.
2008 tahun penuh cinta karena bertemu dengan gadis berdarah Batak itu. Walaupun tak pernah terpikir dan terlintas sedikitpun untuk mencintai dan memacari seorang gadis berdarah batak. Hehehe :) benar, cinta itu buta.

Seperti cara berpacaran yang positif anak muda pada umumnya, makan malam bersama, jalan-jalan, liburan bersama, temani belanja, temani ke pesta, memberikan kejutan-kejutan spesial, malam minggu sering ngapel, sering masak-masak, sering nonton, antar jemput, telpon/sms dan masih banyak aktivitas lainnya bersama dia. Sungguh!! Saling mencintai selalu mendatangkan kebahagian dan pembelajaran yang berarti. Sehari gak ketemu berasa ada yang berbeda.

Cinta yang sedang kami bangun ternyata sedikit diterpa badai karena pindahnya si dia ke Ibu kota negara Indonesia, ya Jakarta kota itu. Sedikit terkejut dengan apa yang dikatakannya malam itu di Cafesera, salah satu cafe di Jl. R.A Kartini-Surabaya. (Bulan depan saya pindah ke Jakarta, pindah kuliah disana, ikut orang tua). Terlihat wajahnya yang berusaha untuk biasa saja dibalik kesedihan, matanya berkaca-kaca mengisyaratkan tetap bersamanya untuk menjalani hubungan ini. Hanya bisa merespon dengan bijak apa yang dikatakannya dan akhirnya kita bisa menjalani hubungan ini walaupun status hubungan hanyalah pacaran jarak jauh/LDR.